Showing posts with label Sleep Paralysis. Show all posts
Showing posts with label Sleep Paralysis. Show all posts

Friday, October 20, 2017

Apa Itu Astral Projection ?

Apa Itu Astral Projection ?


Astral Projection adalah kondisi dimana kita bisa mengendalikan sukma kita dan melihat raga kita sedang tertidur. Ets tidak sesederhana itu, Astral Projection merupakan sebuah hal atau suatu hal yang amat special. Dimana kita dapat mengendalikan sukam(jiwa) kita untuk kemasaja yang kita mau, dengan catatan untuk orang orang yang sudah sangat ahli dalam hal ini.

Dan bagi kita yang awam dengan hal-hal ini sangatlah wajar jika kita tidka percaya dengan Astral Projection. Kenapa ? Karena sekiranya tidak lah masuk diakal jika kita dapat mengendalikan jiwa kita dan pergi kemanapun bukan??

Namun percayalah hal ini sudah terbukti dan bukan hanya dengan teori mistis dan yang lainnya, namun terdapat juga penjelasan ilmiah dari hal ini, keren bukan ?? Namun hal ini masih sering banyak diperdebatan, oleh beberapa ilmuan tapi teori ini sangatlah masuk pada teori Fisika Kuantum Modern.

Yang dimana di jelaskan jika suatu medium tertentu yang memancarkan sinar-sinar photon tidak selamanya penuh alias seperti terputus' dan tidak sepenuhnya berisi. Yang dimana artinya ada campur tangan dari sinar' photon dari dimensi watu lain yang berbeda.

Nah masih ingat dengan pernyataan Einstein tentang relatifitas waktu? Beberapa pihak mengatakan jika waktu bukanlah sesuatu yang linier. Dengan kata lain, tidak ada yang di sebut, masa lalu, masa kini, masa depan, kematian dan kehidupan.

Para ahli mengatakan tidak ada yang disebut kematian. meskipun kita mati di dimensi ini, kita akan tetap hidup di dimensi lain. Dan akan terus melakukan perjalanan antar dimensi.

Lalu bagaimana cara melakukan Astral Projection itu ?? Silahkan baca artikel ini Cara Melakukan Astral Projection.

Cara Melakukan Astral Projection

Cara Melakukan Astral Projection


Baik di artikel sebelumnya kita sudah membahas pengertian dan apa itu Astral Projection. Pasti masih ada yang penasaran dan bahkan ada yang ingin mencoba Astral Projection ini??

Dengan senang hati kami akan memberikan penjelasan sedikit bagaimana dan apa saja yang harus kita lakukan untuk menciptakan atau membentuk tubuh astral kita.

1. Anda harus berada dalam kondisi "relaksasi yang sangat dalam". Maka berbaringlah, dan mulailah untuk mengencangkan, lalu meregangkan otot-otot anda, mulai dari otot kaki hingga otot wajah. Tenangkan pikiran anda, pejamkan mata anda, tapi jangan tidur.

2. usahakan agar tidak ada ganguan baik dari fantasi2, atau dari suara2 yang menyebabkan konsenrasi agan terpecah.

3. Setelah anda mencapai kondisi "relaksasi yang sangat dalam", kini saatnya untuk mengontrol nafas anda. Bernafaslah dengan pelan dan dalam, rasakan tiap tarikan nafas yang masuk dan keluar dari dalam tubuh anda. Lakukan terus hal ini sampai anda merasa telah memasuki alam relaksasi anda lebih dalam lagi.

4. Pada poin ini, ada dua hal yang harus anda perhatikan. Tubuh anda yang asli, dan tubuh astral anda. Jika anda merasa bahwa tubuh asli anda semakin berat dan semakin berat, inilah saatnya untuk membentuk tubuh astral anda. Bentuk tubuh astral anda dengan membayangkan benda-benda yang sangat ringan seperti gelembung sabun atau bulu. Rasakan benda-benda tersebut mulai naik ke atas, meninggalkan tubuh anda. Rasakan bahwa anda akan melayang ke atas, dan menjadi sangat-sangat ringan.


5. Anda dinyatakan berhasil mencapai tahap ini jika berhasil menciptakan suatu "infra merah", yang membuat segalanya yang sebelumnya gelap gulita mulai tampak detailnya. Anda mungkin akan merasa berada di sebuah ruang yang disinari cahaya ungu. Teruslah berkonsentrasi, buat cahaya-cahaya yang menerangi ruangan jauh lebih terang dari sebelumnya. Cobalah untuk berkonsentrasi pada suatu objek yang anda bayangkan ada di ruangan tersebut, misalkan bulan atau gambar. Jika berhasil, mata anda akan terasa sangat berat dan terpejam, namun anda tetap melihat segalanya dengan sangat jelas. Pada tahap ini, jangan kaget jika saat melihat ke bawah, anda menemukan tubuh anda sedang tertidur lelap.

Jika hal ini sudah terjadi, selamat! Astral Projection anda telah berhasil.

Lalu apakah ada resiko dalam Astral Projection ini ? Dan bagaimana cara kita kembali ke dalam tubuh kita ?? Pastinya semua pertanyaan itu akan keluar, soo check this one.

Untuk kembali kebadan kita, hanya perlu seperti bangun dari tidur saja , dan tidak akan ada kesulitan. Lebih tepatnya kita akan mengetahuinya sendiri bagaimana cara kembali ke dalam tubuh kita.

Dan apa resiko dari melakukan Astral Projection ini? Resikonya hanya saat anda melakukan Astral Projection anda berbenturan dengan posisi Sleep Paralysis. Mungkin ini adalah hal yang paling tidak mengenakan. Apa itu Sleep Paralysis?? Silahkan Baca disini Click Here

Memahami Fenomena Sleep Paralysis

Memahami Fenomena Sleep Paralysis


Sleep Paralysis, adalah fenomena dimana kita sperti terbangun dan tidak dapat bergerak sama sekali.
Disaat anda baru saja terlelap beberapa jam atau bahkan menit. Lalu membuka mata anda dan kamu bisa merasakan pikiranmu melayang-layang antara sadar dan tidak.

Sambil berusaha mengumpulkan kesadaranmu, kamu mencoba untuk bangun. Tetapi, ada sesuatu yang tidak beres. Tubuhmu tidak bisa bergerak, nafasmu sesak, seakan-akan ada makhluk tidak terlihat yang menginjak dadamu. Kamu membuka mulutmu dan hendak berteriak, tidak ada suara yang keluar. Seseorang sedang mencekik leherku, pikirmu. Ada sesuatu yang tidak beres.

Ya, kalian mengerti maksud saya. Kita semua pernah mengalaminya. Sebagian menyebut fenomena ini dengan sebutan tindih hantu atau irep-irep. Entah apa kata resmi bahasa Indonesianya. Dulu, saya sempat mengira kalau kata fenomena ini disebut Lucid Dream. Namun, ternyata saya salah. Fenomena ini sebenarnya bernama Sleep Paralysis (Lumpuh Tidur) atau The Old Hag Syndrome.

Mereka yang mengalami fenomena ini kadang merasa ketakutan karena mengira sedang diserang oleh setan. Tidak bisa disalahkan. Zaman dulu, ada kepercayaan kalau fenomena ini diakibatkan oleh "Old Hag" atau "Penyihir" yang sedang menduduki dada korban. Dari situlah ia mendapatkan nama The Old Hag Syndrome.


Ketika ilmu pengetahuan mulai berkembang, nama The Old Hag Syndrome mulai ditinggalkan. Para peneliti lebih suka menyebutnya Sleep Paralysis (SP).

Lalu, pertanyaannya adalah: Apa yang menyebabkannya?

Menurut survey Gallup tahun 1992, hampir semua orang dewasa mengalami Sleep Paralysis, paling tidak dua tahun sekali. Jadi fenomena ini bukan sesuatu yang asing bagi manusia. Usaha untuk menelitinya telah berlangsung sejak tahun 1950an, namun baru benar-benar bisa dipahami ketika para peneliti mulai mengerti hubungan antara kondisi REM (Rapid eye movement) dengan mimpi.

Ketika kita tidur, kita akan memasuki beberapa tahapan tertentu. Memang ada banyak, namun kita hanya akan melihat dua tahapan besarnya, yaitu Non REM dan REM.

Ketika kita tidur, 80 menit pertama, kita memasuki kondisi Non Rem, lalu diikuti 10 menit REM. Siklus 90 menit ini berulang sekitar 3 sampai 6 kali semalam. Selama Non REM, tubuh kita menghasilkan beberapa gerakan minor dan mata kita bergerak-gerak kecil.

 Ketika kita masuk ke kondisi REM, detak jantung bertambah cepat, hembusan nafas menjadi cepat dan pendek dan mata kita bergerak dengan cepat (Rapid eye movement - REM). Dalam kondisi inilah mimpi kita tercipta dengan jelas dan kita bisa melihat objek-objek di dalam mimpi.

Dr.Max Hirshkowitz, direktur Sleep Disorders Center di Veterans Administration Medical Center di Houston mengatakan kalau Sleep Paralysis muncul ketika otak kita mengalami kondisi transisi antara tidur mimpi yang dalam (REM dreaming Sleep) dan kondisi sadar.


Selama REM dreaming sleep, otak kita mematikan fungsi gerak sebagian besar otot tubuh sehingga kita tidak bisa bergerak. Dengan kata lain, kita lumpuh sementara. Fenomena ini disebut REM Atonia.

"Kadang, otak kita tidak mengakhiri mimpi atau lumpuh kita dengan sempurna ketika terbangun. Ini bisa menjelaskan mengapa tubuh kita menjadi kaku."

Menurut hasil penelitiannya, Dr.Hirshkowitz menyimpulkan kalau efek ini hanya berlangsung selama beberapa detik hingga paling lama satu menit. Namun, bagi korban, sepertinya pengalaman ini berlangsung sangat lama.

Lalu, bagaimana dengan perasaan adanya makhluk gaib yang muncul di kamar kita?

Florence Cardinal, seorang peneliti lain mengatakan kalau halusinasi biasanya memang menyertai Sleep Paralysis. Kadang ada perasaan kalau ada orang lain di dalam ruangan atau bahkan kita bisa merasakan adanya makhluk yang sedang melayang di atas kita.

Lalu, kita bisa merasakan adanya tekanan di dada seperti sedang diinjak atau diduduki. Malah, ada beberapa korban yang melaporkan mendengar suara langkah kaki, pintu terbuka dan suara-suara aneh. Ini cukup menakutkan, tapi normal. Bahkan banyak peneliti yang percaya kalau fenomena "penculikan oleh alien" atau "diserang roh jahat" kebanyakan hanyalah halusinasi yang terkait dengan Sleep Paralysis.

Lalu, dalam kondisi apakah Sleep Paralysis biasa muncul?

Beberapa penelitian menunjukkan adanya kondisi tertentu dimana kemungkinan mengalami Sleep Paralysis akan menjadi lebih tinggi bagi seseorang. Mereka yang mengalaminya, biasanya adalah ketika yang bersangkutan tidur telentang.

Lalu, fenomena ini lebih sering terjadi pada mereka yang mengalami kelelahan yang berlebihan atau mereka yang jadwal tidur normalnya terganggu.

Dan luar biasanya, mereka yang biasa minum obat penenang akan menjadi lebih sering mengalaminya (Ironis bukan?).

Bagaimana kita menghindari Sleep Paralysis?

Ini ada beberapa tips yang dihasilkan dari penelitian klinis, yaitu:

1. Tidurlah yang cukup dan teratur
2. Kurangi Stress
3. Berolahragalah secara teratur

Dengan kata lain, gaya hidup sehat!

Tapi yang terpenting dari semuanya adalah, Jika kalian terlanjur mengalami ini, tidak perlu takut, karena fenomena ini hanya berlangsung sesaat dan akan segera berlalu.